Kemampuan tersebut terlihat dari keberhasilan mahasiswa menembus TOP 10 kompetisi IoT Makers Creation yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Menurut Dony, karya yang dikembangkan mahasiswa tidak hanya fokus mengejar kemenangan kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui solusi berbasis teknologi.
“Kami ingin mahasiswa mampu menghadirkan inovasi yang aplikatif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Konsistensi Teknik Sipil di Bidang Rekayasa
Baca Juga:Polemik Anggaran Infrastruktur Cirebon, FORMASI Ancam Lapor ke Kemendagri dan BPKFORMASI Cirebon Desak Walikota Tuntaskan Kewajiban, Soroti Etika Kepemimpinan
Tak hanya Program Studi Informatika, mahasiswa Teknik Sipil FT UNMA juga menunjukkan performa yang stabil dalam kompetisi rekayasa dan desain teknik.
Beberapa prestasi yang berhasil diraih antara lain Juara III AutoCAD Competition Civil Fest Universitas Jambi, Juara III Lomba Desain dan Struktur Jembatan Civil On Stage Institut Teknologi Sumatera, hingga juara kompetisi AutoCAD regional Jawa Barat-Banten.
Capaian tersebut menunjukkan kompetensi mahasiswa dalam bidang desain konstruksi, visualisasi teknik, serta implementasi konsep rekayasa sipil berbasis kompetisi.
Menariknya, sejumlah mahasiswa mampu mempertahankan prestasi di kompetisi yang sama pada tahun berbeda.
Hal ini dinilai menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang berkelanjutan di lingkungan Fakultas Teknik.
Prestasi Non-Akademik dan Pengembangan Karakter
Selain akademik, FT UNMA juga memberi perhatian besar pada pengembangan karakter mahasiswa.
Berbagai prestasi non-akademik berhasil diraih, terutama di bidang olahraga dan kegiatan sosial.
Baca Juga:Polemik Anggaran Rp55 Miliar, FORMASI Cirebon Desak DPRD Gelar RDP TerbukaSMK Muhammadiyah Lemahabang Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berakhlak
Salah satu capaian membanggakan datang dari cabang olahraga karate internasional dengan raihan juara satu dan dua tingkat dunia.
Mahasiswa juga aktif dalam kegiatan futsal antar fakultas, program volunteer, kegiatan kepemudaan, hingga pengabdian masyarakat.
Menurut Dony, pengembangan soft skills, kepemimpinan, dan kemampuan sosial menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi dunia kerja dan tantangan global.
Peran Dosen Dorong Budaya Prestasi
Keberhasilan mahasiswa FT UNMA juga tidak terlepas dari peran dosen sebagai pembimbing dan fasilitator akademik.
Dalam periode yang sama, para dosen Fakultas Teknik turut mencatat sejumlah prestasi, seperti penerima hibah penelitian nasional, keynote speaker forum internasional, penghargaan Best Oral Presenter, hingga sertifikasi profesional di bidang teknologi informasi.
