Spektakuler! Kirab Sancang Lugay dan Mahkota Binokasih Ramaikan Garut

Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menaiki kuda putih saat memimpin Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran dalam rangka Milangkala Tatar Sunda singgah di Kabupaten Garut, Selasa malam 5 Mei 2026.
0 Komentar

ARTIKELKITA, GARUT – Suasana meriah menyelimuti Kabupaten Garut saat Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran dalam rangka Milangkala Tatar Sunda singgah di Kota Intan, Selasa malam 5 Mei 2026 kemarin.

Ribuan warga memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan langsung arak-arakan budaya yang sarat nilai sejarah dan tradisi Sunda tersebut.

Kirab budaya bertajuk Sancang Lugay itu memulai perjalanan dari kawasan Korem 062/Tarumanagara dan berakhir di Gedung Bale Dewa Niskala.

Baca Juga:Dishub Kabupaten Cirebon Soroti Parkir Desa dan Minimarket untuk Tambah Pendapatan DaerahDari IoT hingga AI, Fakultas Teknik UNMA Buktikan Kualitas di Level Nasional

Kehadiran kirab di Garut menjadi titik tambahan setelah tingginya antusiasme masyarakat yang sebelumnya menyaksikan kemeriahan acara serupa di Sumedang, Ciamis, dan Tasikmalaya.

Sejak sore hari, masyarakat sudah berkumpul di sejumlah titik jalan yang akan dilalui rombongan kirab.

Warga terlihat berdiri di sepanjang Jalan Bratayuda hingga Jalan Ahmad Yani untuk menyaksikan iring-iringan budaya tersebut.

Kirab resmi dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Arak-arakan menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju Bale Dewa Niskala.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian masyarakat.

Dalam kirab tersebut, ia tampak menunggangi seekor kuda putih bernama Victoria.

Kuda bernama Victoria itu diketahui berasal dari Parongpong, Lembang, dan kini berusia 13 tahun.

Baca Juga:Polemik Anggaran Infrastruktur Cirebon, FORMASI Ancam Lapor ke Kemendagri dan BPKFORMASI Cirebon Desak Walikota Tuntaskan Kewajiban, Soroti Etika Kepemimpinan

Kehadiran Dedi Mulyadi di atas kuda putih membuat suasana kirab semakin semarak dan mendapat sambutan hangat dari warga.

Di belakang rombongan gubernur, tampak Kereta Kencana Ki Jaga Rasa yang membawa Mahkota Binokasih.

Kereta tersebut ditarik oleh empat ekor kuda putih dan menjadi pusat perhatian masyarakat sepanjang perjalanan.

Selain itu, dua kereta kencana lainnya juga ikut memeriahkan kirab, yakni Kereta Kencana Nyimas Melati dan Kereta Kencana Ki Jaka Sunda.

Iring-iringan kemudian dilanjutkan dengan kuda tunggang Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut.

Tidak sedikit warga yang rela berjalan kaki mengikuti arak-arakan sejak titik awal hingga lokasi akhir acara demi merasakan langsung suasana budaya Sunda yang kental.

Sesampainya di Bale Dewa Niskala, ribuan masyarakat yang telah menunggu langsung menyambut rombongan kirab dengan antusias.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya dari perwakilan sanggar seni asal 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

0 Komentar