Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Jawa Barat Hingga Pukul 18.00 WIB

BMKG
Peta sebaran cuaca di wilayah Jawa Barat, Selasa 5 Mei 2026 sore.
0 Komentar

ARTIKELKITA, BANDUNG – Potensi cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Jawa Barat pada Selasa, 5 Mei 2026 sore.

Dalam pembaruan peringatan dini yang dirilis pukul 14.50 WIB, BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di berbagai daerah.

Hujan tersebut diperkirakan mulai turun sekitar pukul 15.10 WIB dan berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Baca Juga:FORMASI Cirebon Desak Walikota Tuntaskan Kewajiban, Soroti Etika KepemimpinanPolemik Anggaran Rp55 Miliar, FORMASI Cirebon Desak DPRD Gelar RDP Terbuka

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan genangan dan pohon tumbang.

Sejumlah daerah yang diprediksi terdampak langsung antara lain Kabupaten Sukabumi, meliputi Simpenan, Cisolok, hingga Jampang Kulon.

Di Kabupaten Cianjur, potensi hujan lebat terpantau di wilayah seperti Sukanagara, Takokak, hingga Cijati.

Sementara itu, di Kabupaten Bandung, wilayah Banjaran, Pangalengan, hingga Baleendah juga masuk dalam daftar daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi serupa diprediksi terjadi di Kabupaten Kuningan, Indramayu, Subang, hingga Purwakarta.

Tak hanya itu, beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Karawang, Pangandaran, hingga Kota Banjar juga berpotensi mengalami hujan lebat dalam periode waktu yang sama.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga berpotensi meluas ke berbagai wilayah lain di Jawa Barat.

Baca Juga:SMK Muhammadiyah Lemahabang Cetak Lulusan Siap Kerja dan BerakhlakDaftar Harga Ban Bridgestone Terlengkap 2026, dari New Techno hingga Ecopia

Bahkan, sejumlah daerah tambahan seperti Kabupaten Garut, Tasikmalaya, hingga sebagian wilayah Cirebon diprediksi ikut terdampak.

Di wilayah Kabupaten Cirebon, Kecamatan Pasaleman masuk dalam area yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas cukup tinggi pada sore hingga menjelang malam hari.

Selain itu, wilayah perkotaan seperti Kota Sukabumi dan Kota Banjar juga tidak luput dari potensi perluasan hujan lebat yang disertai angin kencang.

Menurut BMKG, kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.

Masyarakat diimbau untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, terutama pada masa peralihan musim atau pancaroba.

Cuaca ekstrem pada periode ini umumnya dipicu oleh kombinasi suhu udara yang tinggi pada siang hari dan kelembaban udara yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut memicu terbentuknya awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lebat dalam waktu singkat.

0 Komentar