Update Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Jawa Barat

BMKG
Peta sebaran cuaca di Jawa Barat, Selasa 5 Mei 2026 pukul 11.00 WIB
0 Komentar

ARTIKELKITA, BANDUNG – Warga di sejumlah wilayah Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca yang dirilis oleh BMKG, Selasa 5 Mei 2026.

Dalam laporan terbaru yang disampaikan pukul 11.43 WIB, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terjadi mulai pukul 11.55 WIB.

Kondisi cuaca ini berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah daerah.

Baca Juga:Polemik Anggaran Rp55 Miliar, FORMASI Cirebon Desak DPRD Gelar RDP TerbukaSMK Muhammadiyah Lemahabang Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berakhlak

Beberapa wilayah yang diprediksi terdampak di antaranya Kabupaten Sukabumi seperti Simpenan, Lengkong, dan Purabaya.

Sementara di Kabupaten Cianjur, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di Sukanagara dan Takokak.

Di wilayah lain, seperti Kabupaten Subang (Ciasem, Patokbeusi, Tambakdahan) serta Kabupaten Bandung Barat yang meliputi Cisarua, Padalarang, hingga Cipatat juga masuk dalam daftar daerah yang perlu waspada.

Tak hanya itu, Kota Bandung bagian barat serta wilayah Cimahi Selatan juga diprediksi mengalami kondisi serupa.

BMKG juga mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem ini dapat meluas ke berbagai wilayah lain, termasuk kawasan perairan seperti Waduk Cirata, serta sejumlah daerah di Kabupaten Bandung, Cirebon, hingga Indramayu.

Di Kabupaten Cirebon, wilayah Kapetakan masuk dalam area yang berpotensi terdampak hujan lebat.

Sementara di Kabupaten Indramayu, sejumlah kecamatan seperti Krangkeng, Juntinyuat, hingga Balongan juga diprediksi mengalami peningkatan intensitas hujan disertai angin kencang.

Baca Juga:Daftar Harga Ban Bridgestone Terlengkap 2026, dari New Techno hingga EcopiaBMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabar Malam Ini, Cirebon dan Majalengka Waspada

Tak hanya wilayah daratan, kondisi ini juga berpotensi meluas ke kawasan perkotaan seperti Kota Bandung dan Cimahi secara lebih luas, termasuk pusat kota hingga kawasan padat penduduk.

Menurut BMKG, kondisi cuaca ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga sambaran petir.

Sementara itu, perkembangan cuaca ini juga dipengaruhi oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 92W yang terdeteksi sejak 4 Mei 2026 di wilayah Samudera Pasifik utara Papua.

Sistem ini berada dalam pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

Dalam 24 jam ke depan, bibit siklon tersebut berpeluang berkembang menjadi siklon tropis dengan intensitas rendah dan bergerak ke arah barat.

Meski tidak berdampak langsung ke wilayah Jawa Barat, keberadaan sistem ini dapat memicu peningkatan curah hujan serta angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

0 Komentar