Produksi Konten Kini Lebih Cepat, AI Google Cloud Bantu Kreator Indonesia

logo
Google Cloud
0 Komentar

ARTIKELKITA, JAKARTA – Kolaborasi antara Google Cloud dan perusahaan media hiburan menghadirkan terobosan baru dalam industri kreatif melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif.

Inovasi ini dirancang untuk menyederhanakan proses produksi konten, terutama dalam mengurangi pekerjaan teknis yang berulang.

Managing Director Southeast Asia Google Cloud, Mark Micallef, menyebut bahwa manusia pada dasarnya adalah pencerita.

Baca Juga:Daftar Harga Ban Bridgestone Terlengkap 2026, dari New Techno hingga EcopiaBMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabar Malam Ini, Cirebon dan Majalengka Waspada

Teknologi, menurutnya, kini menjadi alat penting untuk menyampaikan ide dan pengalaman dengan dampak yang lebih luas.

Inisiatif ini diwujudkan melalui platform VidioGen, sebuah teknologi berbasis AI yang dikembangkan oleh tim Vidio di bawah naungan Emtek Group.

Platform ini memanfaatkan Gemini Enterprise Agent Platform dari Google Cloud serta didukung model AI canggih seperti Veo, Imagen, dan Gemini.

VidioGen menawarkan berbagai fitur pintar yang membantu tim produksi dalam mempercepat proses kreatif.

Dengan teknologi ini, produser dapat memangkas waktu produksi sekaligus menekan biaya, tanpa mengorbankan kualitas cerita.

Bahkan, tim kreatif dapat dengan cepat mengeksplorasi berbagai konsep visual yang lebih variatif dan sesuai dengan target audiens.

Salah satu kemampuan unggulan dari teknologi ini adalah memperluas tampilan visual di luar batas gambar asli.

Baca Juga:Update Harga Suzuki NEX II 2026, Desain Baru Lebih Elegan dan Irit BBMSengketa Honor Advokat Pilkada Kota Cirebon, Posbakum FORMASI Cirebon Akan Surati Gubernur Jabar

Misalnya, adegan close-up dapat diubah menjadi tampilan panorama yang lebih luas dan dramatis.

Selain itu, model AI seperti Veo dan Imagen mampu menciptakan elemen visual yang konsisten, termasuk latar depan dan tengah, yang sebelumnya sulit diwujudkan karena keterbatasan teknis maupun anggaran.

Teknologi ini juga memberikan kemudahan bagi tim visual effect dalam melakukan penyesuaian detail, seperti tekstur, properti, hingga pencahayaan.

Proses yang sebelumnya memerlukan pengambilan ulang gambar kini bisa dilakukan secara digital dengan lebih cepat dan efisien.

Tidak hanya itu, Gemini 3 Pro Image memungkinkan penyesuaian elemen seperti kostum karakter agar tetap relevan dengan alur cerita.

Sementara itu, kemampuan long-context AI dari Google membantu menjaga konsistensi visual antar-adegan, sehingga hasil akhir tetap selaras dengan visi kreatif tim produksi.

Managing Director Emtek Group, Sutanto Hartono, menegaskan bahwa masa depan industri konten akan semakin bergantung pada kolaborasi antara manusia dan AI.

0 Komentar