Keberadaan lembaga pembiayaan tersebut dapat menjadi sumber pendanaan baru bagi proyek-proyek pertanian berkelanjutan yang membutuhkan investasi besar.
Selain mendukung modernisasi sektor pertanian, akses pembiayaan yang lebih luas juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian serta pengembangan kawasan produksi pangan nasional.
Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan India dan Afrika Selatan
Di sela-sela pertemuan BRICS, delegasi Indonesia juga melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi India dan Afrika Selatan.
Baca Juga:FORMASI Laporkan Dugaan Korupsi Dana BOS Rp6,9 Miliar di Cirebon ke Kejati JabarTak Perlu Ribet, Sarapan Sehat Ini Bisa Bantu Diet dan Jaga Pencernaan
Bersama Afrika Selatan, Indonesia membahas peningkatan standar mutu dan keamanan pangan serta peluang memperluas akses pasar bagi komoditas pertanian unggulan kedua negara.
Kedua pihak juga mendorong percepatan penyelesaian Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pertanian yang nantinya akan ditandatangani oleh menteri pertanian masing-masing negara.
Sementara dengan India, Indonesia membahas potensi kerja sama penyediaan benih gandum dan bawang putih untuk mendukung peningkatan produksi dalam negeri.
Selain itu, kedua negara menjajaki program peningkatan kapasitas petani, pengembangan pertanian digital, hingga hilirisasi komoditas gambir yang menjadi salah satu produk unggulan Indonesia.
Modernisasi Pertanian Jadi Kunci Ketahanan Pangan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa modernisasi pertanian menjadi strategi utama pemerintah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika pangan global.
Menurutnya, penggunaan teknologi, mekanisasi pertanian, serta peningkatan kapasitas petani akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
“Modernisasi pertanian menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kita mendorong pertanian berbasis inovasi dan teknologi.”
Baca Juga:Fakta Baru Dana BOS Rp5,1 Miliar di Cirebon Terungkap, Kepala Sekolah Kembalikan Uang dari Dana PribadiBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jabar, Hujan Petir Berpotensi Meluas Hingga Sore
“Dengan teknologi, produktivitas meningkat, indeks pertanaman naik, biaya produksi turun, dan kesejahteraan petani terdorong meningkat,” ujar Amran.
Melalui kerja sama BRICS, Indonesia optimistis dapat memperluas akses terhadap teknologi, inovasi, investasi, dan pasar internasional.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian swasembada pangan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan pertanian utama di kawasan maupun dunia. (***)
