ARTIKELKITA, CIREBON – Aplikasi navigasi berbasis GPS, Waze, mulai menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna melihat informasi lampu lalu lintas langsung pada peta navigasi.
Fitur ini diketahui telah muncul pada sebagian pengguna di sejumlah wilayah dan saat ini masih dalam tahap peluncuran bertahap.
Dilansir dari GSMArena, Senin 15 Juni 2026 waktu setempat, fitur lampu lalu lintas tersebut belum tersedia secara luas.
Baca Juga:Chery Q Siap Ramaikan Pasar EV Indonesia, Punya 6 Airbag dan Jarak Tempuh 400 KmWIITEX 2026 Sukses Besar! Pembeli dari 14 Negara Borong Komoditas Unggulan Jawa Barat
Sejumlah pengguna melaporkan bahwa mereka telah menemukan fitur baru itu di aplikasi Waze, sementara pengguna lainnya mengaku belum mendapatkannya.
Peluncuran yang dilakukan secara acak ini memunculkan dugaan bahwa Waze masih melakukan pengujian sebelum menghadirkan fitur tersebut secara global kepada seluruh pengguna.
Kehadiran fitur lampu lalu lintas langsung menjadi perhatian komunitas pengguna Waze.
Berbagai diskusi muncul di media sosial dan forum daring, termasuk Reddit, yang dipenuhi komentar pengguna terkait fitur baru tersebut.
Banyak pengguna penasaran mengenai cara kerja fitur tersebut dan kapan pembaruan itu akan tersedia secara merata.
Beberapa pengguna bahkan membagikan tangkapan layar yang menunjukkan ikon lampu lalu lintas telah muncul pada tampilan peta mereka.
Meski menarik perhatian, fitur lampu lalu lintas sebenarnya bukan teknologi baru dalam dunia aplikasi navigasi.
Baca Juga:FORMASI Laporkan Dugaan Korupsi Dana BOS Rp6,9 Miliar di Cirebon ke Kejati JabarTak Perlu Ribet, Sarapan Sehat Ini Bisa Bantu Diet dan Jaga Pencernaan
Beberapa layanan peta digital lainnya, termasuk Google Maps, telah lebih dulu menyediakan informasi serupa untuk membantu pengguna mengenali kondisi persimpangan jalan saat berkendara.
Namun, kehadiran fitur ini di Waze dinilai tetap penting karena dapat meningkatkan pengalaman pengguna dalam bernavigasi, terutama di kawasan perkotaan yang memiliki banyak persimpangan dan pengaturan lalu lintas yang kompleks.
Sebagai aplikasi navigasi berbasis komunitas atau crowdsource, Waze selama ini dikenal mengandalkan kontribusi pengguna untuk memberikan informasi lalu lintas secara real time.
Pengguna dapat melaporkan berbagai kondisi di jalan, mulai dari kemacetan, kecelakaan, kendaraan berhenti, hingga gangguan lalu lintas lainnya.
Informasi yang dikirimkan pengguna kemudian menjadi referensi bagi pengguna lain untuk menentukan rute perjalanan yang lebih cepat dan efisien.
Selain laporan kondisi jalan, Waze juga memungkinkan pengguna berbagi informasi penting lainnya, seperti tarif tol, perubahan arus lalu lintas, penutupan jalan, hingga kebijakan ganjil-genap yang berlaku di sejumlah kota besar termasuk Jakarta.
