Ia menyebut drone diproduksi di Lebanon. “Kami sadar musuh lebih unggul, tapi kami eksploitasi titik lemahnya,” kata Zein.
Bagi Israel, menembak jatuh drone murah pakai sistem pertahanan udara canggih dan jet tempur jelas tidak efisien.
Terlalu mahal. Aviram menilai laser seperti Iron Beam bisa jadi solusi, asal dipakai luas. Sayangnya, sistem itu belum tersebar merata.
Baca Juga:Pekan Imunisasi Dunia 2026: Kemenkes Kejar Anak Zero-DoseDaftar Lengkap Mutasi Polres Kuningan 2026, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti
Melihat ancaman ini, Kementerian Pertahanan Israel pada 11 April 2026 mengeluarkan seruan terbuka.
Mereka mencari proposal teknologi tambahan untuk menangkal drone FPV serat optik.
Perang teknologi rendah lawan teknologi tinggi kini jadi babak baru di Lebanon selatan. Dan untuk sementara, “mainan” Hizbullah unggul. (***)
