Menurut dia, keterlibatan TNI AU dalam penguatan koperasi menjadi bukti bahwa koperasi dapat berkembang menjadi badan usaha yang modern, profesional, dan berdaya saing tinggi.
“Presiden ingin arah ekonomi Indonesia kembali pada amanat konstitusi, dan koperasi menjadi bentuk usaha yang paling relevan untuk mewujudkan itu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Inkopau Marsekal Pertama TNI AR Panca Putra mengungkapkan dukungan dari Kemenkop menjadi motivasi besar bagi Inkopau untuk terus memperkuat basis usahanya.
Baca Juga:Dari IoT hingga AI, Fakultas Teknik UNMA Buktikan Kualitas di Level NasionalPolemik Anggaran Infrastruktur Cirebon, FORMASI Ancam Lapor ke Kemendagri dan BPK
Ia menyebutkan, sepanjang tahun 2025 Inkopau berhasil mencatatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp33,5 miliar atau mencapai 110 persen dari target awal yang telah ditetapkan.
Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa koperasi di lingkungan TNI AU mampu tumbuh secara sehat dan profesional di tengah tantangan ekonomi global.
Menghadapi tahun 2026, Inkopau menargetkan SHU sebesar Rp23 miliar dengan berbagai strategi pengembangan usaha baru.
Beberapa sektor yang akan dikembangkan antara lain bisnis olahraga, restoran, waralaba, hingga agro usaha.
Panca optimistis target tersebut dapat tercapai melalui kerja sama yang solid dan inovasi berkelanjutan dari seluruh pengurus serta anggota koperasi.
“Kami harus optimistis bahwa target SHU tahun 2026 bisa tercapai bahkan melampaui rencana yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Aspers Kasau Marsekal Muda TNI Yosta Riza menambahkan, koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AU.
Baca Juga:FORMASI Cirebon Desak Walikota Tuntaskan Kewajiban, Soroti Etika KepemimpinanPolemik Anggaran Rp55 Miliar, FORMASI Cirebon Desak DPRD Gelar RDP Terbuka
Ia mengapresiasi peningkatan SHU Inkopau tahun 2025 yang dianggap sebagai hasil nyata dari kerja keras pengurus dalam mengelola usaha koperasi secara profesional.
Menurutnya, penguatan usaha koperasi harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan kepada anggota agar manfaatnya semakin dirasakan secara luas.
Yosta juga menekankan pentingnya inovasi, integritas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi di era modern saat ini.
“Koperasi harus terus berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat sekaligus mampu mendukung kesejahteraan prajurit dan keluarganya,” katanya.
Ia berharap Rapat Anggota Tahunan tidak hanya menjadi agenda formal tahunan, tetapi juga momentum memperkuat peran koperasi sebagai lembaga ekonomi dan sarana pembinaan kesejahteraan di lingkungan TNI AU.
