Meriah! Kirab Budaya Padjadjaran di Sumedang Angkat Mahkota Binokasih

Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat memimpin langsung Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana yang digelar di Kabupaten Sumedang, Sabtu 2 Mei 2026 malam.
0 Komentar

Setelah sukses digelar di Sumedang, rangkaian kirab dilanjutkan ke Kabupaten Ciamis pada Minggu 3 Mei 2026 dengan tema Kawali Mulang ka Diri.

Di wilayah ini, Mahkota Binokasih kembali diarak menggunakan kereta kencana dari Alun-alun Kawali menuju kawasan bersejarah Astana Gede Kawali.

Dedi Mulyadi berharap kegiatan Napak Tilas Padjadjaran tidak hanya menjadi seremoni budaya, tetapi juga mampu memperkuat pembangunan daerah, termasuk mendorong wacana penguatan identitas wilayah seperti Kabupaten Galuh di Ciamis.

Baca Juga:Polemik Anggaran Rp55 Miliar, FORMASI Cirebon Desak DPRD Gelar RDP TerbukaSMK Muhammadiyah Lemahabang Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berakhlak

Ia juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan nilai-nilai kearifan lokal Sunda, seperti deudeuhan (kepedulian), welasan (kasih sayang), dan asihan (empati) dalam kepemimpinan.

“Tidak boleh ada masyarakat yang sakit tanpa pengobatan, dan tidak boleh ada anak yang tidak bisa sekolah,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, mulai dari sungai, sawah, hingga kebun, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam merawat warisan leluhur.

Kirab Budaya Tatar Sunda ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga serta membuka peluang ekonomi baru di daerah yang dilalui.

Dengan antusiasme yang tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat identitas budaya Jawa Barat di masa depan. (***)

0 Komentar