ARTIKELKITA, BANDUNG – Kebahagiaan tengah menyelimuti skuad Persib Bandung setelah sukses menjuarai Super League 2025-2026.
Gelar juara dipastikan usai Maung Bandung bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pekan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026 petang.
Kesuksesan Persib mempertahankan dominasi di kompetisi sepak bola nasional mendapat apresiasi besar dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Juga:FORMASI Minta Bupati Cirebon Cabut Perbup Korwil Pendidikan Demi Efisiensi AnggaranFORMASI Audiensi dengan Polresta Cirebon, Dukung Penegakan Hukum di Tanah Wali
Pria yang akrab disapa KDM itu langsung menyiapkan bonus fantastis senilai Rp1 miliar untuk skuad Maung Bandung.
Menariknya, bonus tersebut disebut berasal dari dana pribadi Dedi Mulyadi. Ia mengaku ingin berbagi kebahagiaan dengan seluruh elemen Persib dan masyarakat Jawa Barat yang turut merayakan keberhasilan klub kebanggaan Bobotoh tersebut.
“Untuk menyempurnakan kebahagiaan, saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya. Untungnya saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib Bandung,” ujar KDM.
Bonus tersebut rencananya akan diserahkan secara resmi pada 3 Juni mendatang di Gedung DPRD Jawa Barat.
Pernyataan itu langsung disambut antusias para pendukung Persib yang memadati stadion maupun media sosial.
KDM juga berharap euforia kemenangan Persib dapat menjadi momentum kebahagiaan bersama bagi masyarakat Jawa Barat.
Menurutnya, keberhasilan Persib bukan hanya hasil kerja keras pemain di lapangan, tetapi juga kontribusi besar dari manajemen, pelatih, ofisial, hingga dukungan luar biasa dari Bobotoh.
Baca Juga:Dishub Kabupaten Cirebon Soroti Parkir Desa dan Minimarket untuk Tambah Pendapatan DaerahDari IoT hingga AI, Fakultas Teknik UNMA Buktikan Kualitas di Level Nasional
Ia menilai Persib telah mencatat sejarah baru di sepak bola Indonesia setelah berhasil meraih gelar juara tiga kali secara beruntun. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi dan kualitas tim berjuluk Maung Bandung itu.
“Persib Bandung sudah mewujudkan cita-cita besar dalam sejarah sepak bola Indonesia, yakni menjadi juara tiga kali berturut-turut,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, KDM juga menyoroti profesionalisme Persib Bandung sebagai klub modern yang mampu berprestasi tanpa campur tangan pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi contoh bahwa klub profesional dapat berkembang dengan sistem yang kuat dan manajemen yang baik.
“Persib merupakan klub profesional tanpa campur tangan dari pemerintah. Tanpa campur tangan pemerintah menjadi juara, itu namanya profesional sejati,” pungkasnya.
