Adapun Chery J6T yang memiliki karakteristik berbeda diperkirakan membutuhkan biaya energi sekitar Rp11.360 hingga Rp17.040 per hari untuk perjalanan sejauh 40 hingga 60 kilometer.
Simulasi Biaya Energi Bulanan
Selain menghitung kebutuhan energi harian, Chery juga melakukan simulasi penggunaan kendaraan listrik dengan jarak tempuh rata-rata 1.200 kilometer per bulan.
Hasilnya, Chery Q diperkirakan membutuhkan biaya energi sekitar Rp217.200 per bulan. Sementara Chery E5 memerlukan biaya sekitar Rp246.000 per bulan.
Baca Juga:FORMASI Laporkan Dugaan Korupsi Dana BOS Rp6,9 Miliar di Cirebon ke Kejati JabarTak Perlu Ribet, Sarapan Sehat Ini Bisa Bantu Diet dan Jaga Pencernaan
Untuk Chery J6T, kebutuhan energi bulanan diperkirakan mencapai Rp340.800. Angka tersebut dinilai masih kompetitif dibandingkan biaya bahan bakar kendaraan konvensional dengan jarak tempuh yang sama.
Dengan biaya operasional yang lebih rendah, kendaraan listrik dinilai mampu memberikan penghematan dalam jangka panjang bagi pengguna, terutama mereka yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.
Kendaraan Listrik Jadi Pilihan Masa Depan
Budi menegaskan bahwa konsumen saat ini semakin mempertimbangkan aspek efisiensi dan manfaat nyata sebelum membeli kendaraan.
Karena itu, Chery berupaya menghadirkan produk yang tidak hanya menawarkan teknologi modern, tetapi juga memberikan keuntungan dari sisi biaya penggunaan.
Menurutnya, kendaraan listrik harus mampu memberikan nilai tambah yang dapat dirasakan langsung oleh konsumen dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi Chery, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dapat dirasakan, dan teknologi harus dapat digunakan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Dengan semakin berkembangnya infrastruktur pengisian daya dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, mobil listrik diperkirakan akan menjadi salah satu pilihan transportasi utama di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga:Fakta Baru Dana BOS Rp5,1 Miliar di Cirebon Terungkap, Kepala Sekolah Kembalikan Uang dari Dana PribadiBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jabar, Hujan Petir Berpotensi Meluas Hingga Sore
Efisiensi biaya energi, teknologi modern, dan dukungan terhadap pengurangan emisi karbon menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional.
Di tengah kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, kendaraan listrik pun semakin dipandang sebagai solusi transportasi masa depan yang ekonomis dan berkelanjutan. (***)
