ARTIKELKITA, BIRMINGHAM – Nasib Elkan Baggott di level klub kembali menjadi sorotan.
Bek Timnas Indonesia itu belum juga masuk dalam rencana utama Ipswich Town yang tengah berburu tiket promosi ke Premier League musim depan.
Dalam enam pertandingan terakhir, nama Elkan Baggott tak kunjung muncul dalam daftar skuad utama.
Baca Juga:Ancaman Baru di Timur Tengah, Trump Pertimbangkan Serang Iran dengan Rudal HipersonikCara Menanam Sawi Hijau di Polybag, Panen Cepat 30 Hari untuk Pemula
Bahkan, pelatih Kieran McKenna konsisten tidak menyertakan bek berpostur 188 cm tersebut, meski Ipswich sedang dalam fase krusial perebutan promosi dari EFL Championship.
Padahal, Baggott baru saja mencatatkan comeback impresif bersama Timnas Indonesia dengan tampil selama 96 menit penuh.
Penampilan itu sempat diprediksi menjadi momentum kebangkitan sang pemain di klub.
Sejumlah media Inggris pun menilai Baggott punya peluang untuk kembali bersaing di tim utama.
Namun realitas di lapangan berkata lain. Alih-alih mendapat menit bermain, Baggott justru kesulitan menembus skuad utama.
Bahkan, dalam beberapa laga terakhir, namanya tidak masuk daftar pemain sama sekali.
Situasi ini kembali terlihat saat Ipswich Town bertandang ke markas Southampton pada 29 April lalu.
Baca Juga:Honda NS150ES 2026 Meluncur, Perpaduan PCX dan Vario Harga Rp33 JutaanPersib Bangkit dari Ketertinggalan, Marc Klok Ingatkan Jangan Terlena
Dalam laga tersebut, Ipswich hanya mampu bermain imbang 2-2. Sebelumnya, mereka juga ditahan tanpa gol oleh West Bromwich Albion.
Pada dua pertandingan penting itu, Baggott kembali absen dari skuad.
Jika ditarik ke belakang, absennya Baggott sudah terjadi sejak laga melawan Norwich City, lalu berlanjut saat menghadapi Portsmouth, Middlesbrough, hingga Charlton Athletic.
Terakhir kali ia masuk dalam skuad senior Ipswich adalah saat menghadapi Birmingham City pada 6 April, itupun hanya sebagai pemain cadangan.
Di sisi lain, performa Ipswich Town justru mengalami penurunan. Sempat unggul dalam perburuan tiket otomatis ke Premier League, kini mereka mulai kehilangan konsistensi.
Dari lima pertandingan terakhir, Ipswich hanya meraih satu kemenangan, tiga kali imbang, dan satu kekalahan.
Kondisi ini membuat posisi Ipswich di klasemen semakin terancam. Mereka kini berada di peringkat kedua, namun hanya terpaut tipis dari para pesaing seperti Millwall dan Middlesbrough.
Selisih poin yang minim membuat peluang promosi otomatis belum sepenuhnya aman.
Penentuan pun akan terjadi di pekan terakhir Championship. Ipswich Town wajib meraih kemenangan saat bertandang ke markas Queens Park Rangers pada laga pamungkas, 2 Mei.
