Kapolri Listyo Sigit Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: Lebih Baik Jadi Petani

Hasil tangkap layar
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat melakukan raker dengan Komisi III DPR RI.
0 Komentar

ARTIKELKITA.COM – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menolak wacana penempatan institusi Polri di bawah kementerian tertentu.

Penolakan tersebut disampaikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI.

Pernyataan tegas Kapolri itu disampaikan sebagaimana dikutip dari kanal YouTube TV Parlemen, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:Dudi Suryadarma Buktikan Cirebon Punya Kelas, Karyanya Menang di Film Pendek Terfavorit TVRI Jabar 2025Jawa Barat Genjot Revolusi Transportasi Rel: Dari Jaka Lalana hingga Kereta Kilat Pajajaran

Dalam forum resmi yang dihadiri anggota DPR RI Komisi III, Listyo Sigit menegaskan bahwa isu Polri berada di bawah kementerian bukan hanya akan melemahkan institusi kepolisian, tetapi juga berdampak pada kewibawaan negara dan Presiden.

“Meletakkan institusi Polri di bawah kementerian sama saja meremehkan institusi Polri, melemahkan negara, dan melemahkan Presiden,” tegas Kapolri di hadapan para legislator.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri yang menjabat sejak era Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu bahkan menyampaikan pernyataan bernada keras dan penuh keyakinan.

Ia mengaku lebih memilih menjadi petani dibanding harus memimpin Polri yang berada di bawah struktur kementerian.

“Saya tegaskan di hadapan bapak-bapak dan ibu sekalian, serta seluruh jajaran, bahwa saya menolak Polri di bawah kementerian.”

“Bahkan kalau saya harus menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” ujar Listyo Sigit.

Ucapan tersebut sontak disambut sorak sorai dan tepuk tangan dari para hadirin di ruang rapat Komisi III DPR RI.

Baca Juga:Langkah Berani XTC Kabupaten Cirebon: Usulkan Pansus Pengawasan Hiburan MalamFestival Jamblang 2025: Cara Hidupkan Kembali Tradisi Cirebon dan Magnet Wisata Baru

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, turut merespons pernyataan Kapolri dengan nada bercanda namun penuh apresiasi.

“Menyala ini, menyala ini Pak Kapolri,” ucap Habiburokhman.

Lebih lanjut, mantan ajudan Presiden Joko Widodo itu menilai bahwa posisi Polri saat ini sudah ideal karena berada langsung di bawah Presiden.

Menurutnya, struktur tersebut memungkinkan Polri bekerja lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagi kami, posisi institusi Polri saat ini sudah ideal. Kami bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di bidang harkamtibmas, penegakan hukum, maupun pelayanan publik,” jelasnya.

Jenderal polisi bintang empat yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Banten periode 2016–2018 itu menambahkan, hubungan langsung dengan Presiden membuat Polri dapat bergerak cepat ketika dibutuhkan negara.

0 Komentar